Gili Lawa Darat dan Gili Lawa Laut menjaga tepi utara Taman Nasional Komodo. Bukit-bukit bergelombang dan teluk-teluk terlindung di pulau yang lebih besar menjadikannya salah satu tempat berlabuh paling fotogenik di Indonesia, dan kapal liveaboard senang bermalam di sini.
Di bawah air, puncak-puncak karang di dekatnya — Castle Rock, Crystal Rock, dan kanal Shotgun yang terkenal — termasuk spot diving terbaik di taman nasional, dengan kawanan ikan besar, hiu karang, dan arus kuat yang kaya nutrisi. Pendakian ke puncak bukit Gili Lawa Darat beberapa kali dibatasi sejak kebakaran lahan pada 2018, jadi tanyakan kepada operator Anda soal akses terkini.
Hal seru yang bisa dilakukan di Gili Lawa
Diving di Castle Rock dan Crystal Rock
Drift dive tingkat lanjut dengan kawanan ikan, hiu, dan karang keras. Kondisi arus menentukan rencana penyelaman.
Snorkeling di teluk yang terlindung
Lereng karang di dalam teluk menawarkan snorkeling yang lebih tenang dengan kehidupan terumbu warna-warni.
Sunset saat berlabuh
Pemandangan dari dek ke perbukitan bergelombang saat golden hour sudah menjadi highlight Komodo tersendiri.
Tur terbaik ke Gili Lawa
Trip dengan rating tertinggi dari Labuan Bajo ini mengunjungi Gili Lawa:
Cara ke Gili Lawa
- Gili Lawa umumnya dicapai dengan liveaboard 2–3 hari dan trip kapal pinisi privat — lihat rekomendasi liveaboard kami.
- Beberapa speedboat trip harian mampir ke utara saat laut tenang.
- Arus di utara bisa kuat; menyelamlah hanya sesuai level sertifikasi Anda.
- Pastikan pendakian ke puncak bukit sedang diizinkan sebelum merencanakan hiking sunrise.

