Tersembunyi di lembah pegunungan dataran tinggi Manggarai di Flores, Wae Rebo adalah salah satu desa paling menakjubkan di Indonesia. Tujuh rumah Mbaru Niang yang tinggi berbentuk kerucut berdiri melingkar di atas padang rumput hijau, masing-masing dihuni beberapa keluarga, dan tradisi masyarakat Manggarai masih sangat hidup di sini.
Setelah rumah-rumahnya dibangun kembali dengan dukungan masyarakat, desa ini menerima UNESCO Asia-Pacific Award for Cultural Heritage Conservation pada 2012. Pengunjung mendaki dari Desa Denge, disambut dengan upacara singkat, dan bermalam di atas tikar di rumah komunal — pengalaman yang menjadi kontras indah dengan pulau-pulau Komodo.
Hal seru yang bisa dilakukan di Wae Rebo
Menginap di Mbaru Niang
Tamu yang menginap berbagi rumah adat, menyantap makanan lokal, dan menikmati kopi hasil kebun desa sendiri.
Mendaki menembus hutan hujan
Jalur 3 jam menanjak melewati hutan dan kebun kopi dengan pemandangan lembah.
Lihat sawah jaring laba-laba
Dalam perjalanan, mampirlah ke sawah Lingko dekat Ruteng yang terbagi dalam pola radial menyerupai jaring laba-laba.
Tur terbaik ke Wae Rebo
Trip dengan rating tertinggi dari Labuan Bajo ini mengunjungi Wae Rebo:
Cara ke Wae Rebo
- Cara termudah adalah tur 2 hari Wae Rebo dari Labuan Bajo, sudah termasuk transportasi, makanan, dan menginap.
- Traveler mandiri bisa menyetir atau menyewa mobil dengan sopir ke Denge, lalu mendaki.
- Bawa pakaian hangat — malam di ketinggian 1.100 m terasa dingin.
- Hormati upacara penyambutan dan minta izin sebelum memotret orang.
- Bawa barang seperlunya; Anda membawa tas sendiri saat mendaki.

